Sungai Cisadane Mendadak Hitam Pekat! 3 Perusahaan 'Siluman' di Teluknaga Langsung Digulung

AKURAT BANTEN— Warga sekitar aliran Sungai Cisadane sempat dibuat gempar dan resah.
Air sungai yang selama ini menjadi salah satu nadi kehidupan di Banten mendadak berubah warna menjadi hitam pekat.
Usut punya usut, perubahan warna ekstrem ini bukan sekadar fenomena alam biasa.
Ada "dosa besar" industri nakal di balik pekatnya air sungai tersebut.
Geram dengan kondisi ini, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten akhirnya bergerak cepat.
Tanpa kompromi, petugas resmi menyegel tiga perusahaan nakal yang beroperasi di wilayah Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
Yang bikin publik mengelus dada, ketiga perusahaan tersebut ternyata tidak memiliki izin alias ilegal, tapi dengan lancangnya merusak lingkungan!
Bongkar Kedok Tiga Perusahaan Ilegal
Berdasarkan penelusuran tim DLHK Banten bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang, ketiga pabrik "siluman" ini berlokasi di Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga.
Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) DLHK Kabupaten Tangerang, Sandy Nugraha, membeberkan bahwa ketiga tempat usaha ini berasal dari sektor industri yang berbeda-beda:
Industri Daur Ulang Plastik
Peleburan Ingot atau Aluminium
Pencucian (Laundry) Celana Jeans
Dari hasil investigasi lapangan, perusahaan daur ulang plastik dan laundry jeans terbukti secara nyata membuang limbah berbahaya langsung ke badan air tanpa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memadai.
Sementara itu, pabrik peleburan aluminium masih dalam penyelidikan mendalam terkait kadar pencemarannya.
"Yang disegel ada tiga perusahaan karena tidak memiliki izin. Ketiganya berlokasi di Desa Kampung Melayu Barat," tegas Sandy.
Baca Juga: Bakal Dicopot Prabowo Agustus Ini? Menteri Dody: 'Ampun Bos!'
Titik Terang Setelah Air Berubah Hitam
Kasus ini mencuat setelah gelombang protes dan sorotan tajam mengarah ke pemerintah daerah.
Air Sungai Cisadane yang menghitam pekat sempat memicu kepanikan warga.
Pemerintah Provinsi Banten langsung menginstruksikan penindakan tegas.
Titik-titik pembuangan limbah gelap ini akhirnya berhasil dilacak hingga berujung pada penyegelan paksa.
Kepala DLHK Provinsi Banten, Wawan Gunawan, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap oknum-oknum pengusaha yang mengeruk keuntungan secara ilegal dengan cara merusak ekosistem alam.
"Maka dari itu langsung kita segel. Ke depannya, bagi perusahaan-perusahaan yang tidak berizin, kami akan tindak lanjuti langsung sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," ujar Wawan dengan nada tegas.
Ancaman Nyata bagi Lingkungan
Pencemaran Sungai Cisadane menjadi alarm keras bagi pengawasan kawasan industri di wilayah penyangga Jakarta.
Aktivitas pabrik tanpa izin yang beroperasi sembunyi-sembunyi terbukti menjadi ancaman nyata bagi kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar yang selama ini bergantung pada aliran sungai.
Kini, garis polisi dan tanda penyegelan telah terbentang di lokasi ketiga perusahaan tersebut.
Publik pun menanti kelanjutan sanksi hukum berat bagi para pelaku pencemaran lingkungan agar jera dan tidak ada lagi "perusahaan siluman" yang berani mempermainkan alam Indonesia.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8Viral! Antrean Makan Bergizi Gratis di SMK Kebumen Berujung Aksi Duel Mencekam, Korban Diseret ke Lahan Kosong, Ini Kronologinya
- 9Rodri Tiba di Barcelona, Sang Ballon d'Or Langsung Ungkap Mimpi Besarnya Bersama Blaugrana
- 10Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas



